Author

Nulis Bareng

Penulis NulisBareng.id

Drama Komedi Seniman Cosplayer Hantu Jalan Asia Afrika Bandung

Nulis Bareng
Nulis Bareng
Share Article
Tautan berhasil disalin!

Dunia perfilman Indonesia kembali diwarnai oleh karya bernuansa unik dan segar. Film bertajuk Conjurig hadir menyapa para penikmat bioskop Tanah Air dengan menyajikan kisah drama komedi yang mengangkat kehidupan para seniman kostum (cosplayer) hantu di kawasan bersejarah Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat. Film yang diproduseri oleh Budi Ismanto dan disutradarai oleh Tubagus Deddy ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai Kamis, 1 Oktober 2026.

Meskipun dipenuhi oleh karakter-karakter berkostum hantu seperti pocong, kuntilanak, dan genderuwo, Conjurig bukanlah film horor menakutkan, melainkan sebuah pertunjukan drama komedi yang sarat akan humor lokal Sunda serta kritik sosial yang hangat.

Alur Cerita dan Fokus Konflik Tokoh Utama

Alur cerita film Conjurig berfokus pada perjalanan hidup Piit, seorang pemuda yang terombang-ambing antara kerasnya kehidupan Kota Jakarta dan rumah sejatinya di Bandung. Setelah kehilangan pekerjaan dan mendapati hubungan asmaranya kandas, Piit memutuskan untuk pulang ke Bandung guna mencari arah hidup yang baru.

Di Kota Kembang, Piit akhirnya bergabung dengan komunitas cosplayer hantu yang setiap hari menghibur para wisatawan di sepanjang Jalan Asia Afrika dan Alun-Alun Bandung. Mengenakan kostum hantu pocong, Piit bersama rekan-rekannya harus berjuang mengais rezeki di jalanan, menghadapi kejar-kejaran dengan petugas Satpol PP, hingga menyikapi stigma masyarakat yang kerap memandang sebelah mata profesi mereka.

Film Conjurig mengisahkan perjuangan Piit dan komunitas cosplayer hantu Jalan Asia Afrika Bandung yang mengais rezeki di balik kostum kejujuran mereka.

Jajaran Pemain dan Pesan Moral di Balik Kostum Hantu

Film ini dibintangi oleh deretan aktor dan aktris populer Tanah Air, di antaranya Ferry Maryadi, Dito Darmawan, Shella Fernanda, serta didukung oleh kehadiran seniman dan cosplayer asli dari Kota Bandung. Dialog dalam film ini dikemas menggunakan bahasa dan selipan humor Sunda yang sangat akrab di telinga masyarakat Jawa Barat, namun tetap dilengkapi terjemahan agar dapat dinikmati oleh seluruh penonton Indonesia.

Melalui candaan yang mengocok perut, Conjurig menyuguhkan pesan moral mendalam mengenai kejujuran hidup. Film ini menyampaikan kritik halus bahwa orang-orang di jalanan yang mengenakan topeng hantu sering kali bekerja jauh lebih jujur dibandingkan mereka yang berpenampilan rapi namun memakai topeng kiasan dalam kehidupan sehari-hari.

Di balik humor dan aksi kocak para cosplayer hantu, Conjurig menghadirkan kritik sosial tentang kejujuran dan perjuangan hidup rakyat kecil.

Saksikan gelak tawa dan kisah inspiratif para cosplayer hantu Bandung dalam film Conjurig yang tayang perdana di bioskop pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Read Stories Based on Your Interests