Author

Nulis Bareng

Penulis NulisBareng.id

Soroti Beban Finansial Penggemar, IU Buka Suara Soal Merch Resmi hingga Budaya Koleksi Photocard

Nulis Bareng
Nulis Bareng
Share Article
Tautan berhasil disalin!

Hubungan hangat antara IU dan para penggemarnya, UAENA, kembali memicu decak kagum publik. Dalam sebuah tayangan video santai di kanal YouTube baru-baru ini, penyanyi sekaligus aktris bernama asli Lee Ji Eun ini melontarkan pandangan jujurnya mengenai maraknya penjualan barang souvenir (*merchandise*) resmi di industri K-Pop saat ini.

Bukan sibuk mendorong angka penjualan, IU justru menunjukkan kepedulian mendalam terhadap kondisi keuangan para penggemarnya yang dinilainya kerap terbeban oleh berbagai biaya konsumsi budaya idol.

Sempat Minta Manajemen Pangkas Jenis Merchandise dan Season's Greetings

IU membeberkan keprihatinannya tatkala menghitung estimasi pengeluaran seorang fans dalam kurun satu tahun. Menurutnya, rentetan jadwal rilis album fisik, pembelian tiket konser, hingga iuran keanggotaan klub penggemar resmi sudah memakan anggaran yang sangat besar bagi sebagian besar orang.

Atas alasan itulah, ia mengaku sempat berdiskusi sengit dengan tim manajemennya untuk mengambil langkah drastis: memangkas jumlah variasi barang resmi yang dijual, bahkan mengusulkan untuk tidak merilis paket *Season's Greetings* harian agar penggemar bisa beristirahat dari tekanan finansial.

“Biaya untuk membeli album, tiket pertunjukan, hingga pendaftaran fan club saja sudah amat besar. Saya sempat berpikir, kenapa tidak kita kurangi saja jumlah merchandise yang dirilis agar fans tidak keberatan?”

Sanggahan Menggelitik Fans dan Perubahan Cara Pandang Soal Photocard

Menariknya, kepedulian IU tersebut justru disambut dengan jawaban tak terduga dari penggemar yang hadir dalam acara tersebut. Sang penggemar menegaskan bahwa urusan memilah dan membeli souvenir justru menjadi daya pendorong semangat serta hiburan tersendiri di tengah padatnya rutinitas kerja sehari-hari.

Di sisi lain, pelantun lagu "Love wins all" ini juga secara terbuka menceritakan perubahan sudut pandangnya mengenai tradisi mengoleksi *photocard*. Dulu, ia sempat heran mengapa fans rela memborong banyak album fisik hanya demi selembar foto swafoto (*selfie*), padahal foto serupa bisa diunduh secara cuma-cuma di media sosial.

Namun seiring berjalannya waktu, IU mengaku kini sudah bisa memahami dan menghargai sepenuhnya kebahagiaan emosional di balik perburuan kartu foto tersebut.

“Dulu saya tidak habis pikir kenapa fans harus beli banyak album cuma demi photocard, padahal foto itu bisa diunduh gratis. Tapi sekarang saya mengerti, ada nilai kepuasan tersendiri dari proses mengoleksinya.”

Kejujuran dan sikap empati yang diperlihatkan IU ini seolah mempertegas kembali mengapa sosoknya terus dicintai publik: bukan hanya karena bakat musiknya yang luar biasa, melainkan juga berkat ketulusannya dalam memperlakukan penggemar sebagai manusia, bukan sekadar konsumen.

Read Stories Based on Your Interests