Drama Korea Doctor X: Mafia in White (2026) mengadaptasi alur cerita dan karakter dari dorama legendaris Jepang, Doctor X (2012). Meskipun berusaha mempertahankan inti cerita tentang dokter bedah jenius independen, versi drakor ini melakukan beberapa penyesuaian latar belakang sosial, formula drama Korea, hingga urutan dan detail kasus sejak awal episode.
Berikut adalah 3 perbedaan utama pada episode awal Doctor X: Mafia in White jika dibandingkan dengan versi dorama Jepangnya:
1. Lokasi Pertemuan Pertama Karakter Utama
Dalam versi drakor, kemunculan pertama Gye Su Jeong (Kim Ji Won) diperlihatkan saat ia sedang bermain biliar bersama Jang Hui Suk (Lee Jung Eun) di tempat yang sama dengan Park Tae Gyeong (Kim Woo Seok). Sementara pada dorama aslinya, Michiko Daimon (Ryoko Yonekura) pertama kali muncul di sebuah kelab malam tanpa didampingi oleh agennya, Akira Kanbara.
2. Gender dan Latar Belakang Manajer Doctor X
Perbedaan signifikan terletak pada sosok manajer sang dokter utama. Di versi Korea, manajer Su Jeong adalah seorang perempuan bernama Jang Hui Suk yang juga berperan sebagai induk semang sekaligus krediturnya. Sedangkan dalam versi Jepang, manajer Michiko Daimon adalah seorang pria bernama Akira Kanbara.
3. Detail Karakter Do Yun Sik yang Belum Memiliki Selingkuhan
Karakter Do Yun Sik (Kim Young Min)—adaptasi dari karakter Takashi Torii di versi Jepang—pada dua episode awal drakor belum diceritakan memiliki sekretaris yang menjadi selingkuhannya. Hal ini berbeda dari versi asli Jepang yang sejak awal sudah memperlihatkan dinamika konflik perselingkuhan karakter tersebut.
Meskipun terdapat beberapa perbedaan pada detail adegan dan pengembangan karakter, alur konflik utama serta dinamika ketegangan medis dalam Doctor X: Mafia in White tetap menyajikan keseruan yang mirip dengan versi aslinya.
