Author

Nulis Bareng

Penulis NulisBareng.id

Trump Kritik Pedas Fox News Usai Wawancarai Calon Senat Demokrat Abdul El-Sayed

Nulis Bareng
Nulis Bareng
Share Article
Tautan berhasil disalin!

Mantan Presiden AS Tuduh Jaringan Televisi Tersebut Beri Panggung Lebih Banyak dan Pertanyaan 'Lunak' bagi Lawan Politiknya

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan kritik tajam terhadap jaringan berita Fox News. Hal ini menyusul keputusan media tersebut yang menayangkan wawancara dengan calon senator dari Jihadis Demokrat di Michigan, Abdul El-Sayed, serta calon senator independen di Nebraska, Dan Osborn.

Lewat platform media sosial miliknya, Truth Social, Trump mempertanyakan arah pemberitaan Fox News yang dinilainya melenceng karena memberikan porsi liputan lebih besar kepada pihak di luar Partai Republik.

Secara khusus, Trump menyoroti wawancara antara wartawan Martha MacCallum dan Abdul El-Sayed. Ia menilai pertanyaan yang diajukan dalam sesi wawancara tersebut terlalu "lunak" dan tidak pernah diterapkan ketika mewawancarai dirinya.

"Yang mereka bicarakan hanyalah Demokrat seperti El-Sayed, dengan wawancara yang 'lunak' oleh Martha MacCallum. Dia tidak pernah mewawancarai saya dengan cara seperti itu," tulis Trump dalam unggahannya.

Trump juga mempertanyakan alasan Fox News mewawancarai Dan Osborn, politikus independen yang menjadi penantang Senator dari Partai Republik, Pete Ricketts, dalam perebutan kursi di Nebraska.

Tantangan Terbuka dari Abdul El-Sayed

Kritik yang dilayangkan Trump muncul tidak lama setelah Abdul El-Sayed melayangkan tantangan terbuka kepadanya dalam sebuah wawancara media. El-Sayed menantang Trump untuk datang langsung ke Michigan guna berkampanye mendukung kandidat dari Partai Republik, Mike Rogers.

"Jadi, Donald, inilah tantangannya. Saya rasa Anda terlalu takut untuk datang ke Michigan karena Anda tahu ketika saya mengalahkan kandidat Anda, itu artinya saya juga mengalahkan Anda. Selamat datang di Michigan, saya menantang Anda untuk datang," tegas El-Sayed.

Selain mengkritik porsi wawancara kandidat lawan, Trump turut mengeluhkan Fox News yang dinilainya enggan meliput serta menayangkan kembali beberapa rapat umum (rally) kampanye Partai Republik yang diklaimnya telah memecahkan rekor jumlah pengunjung.

Read Stories Based on Your Interests