Author

Nulis Bareng

Penulis NulisBareng.id

Perjuangan Kwon Eunbi Sebelum Debut: Sempat Ditentang Orang Tua hingga Lakukan Berbagai Pekerjaan Paruh Waktu

Nulis Bareng
Nulis Bareng
Share Article
Tautan berhasil disalin!

Penyanyi solo yang kini dikenal luas sebagai "Waterbomb Queen", Kwon Eunbi, kembali menyita perhatian publik usai secara terbuka membagikan kisah masa lalu dan perjuangan beratnya sebelum berhasil meraih popularitas di industri musik Korea Selatan. Dalam penampilannya di kanal YouTube Club Goksori, mantan anggota dan pemimpin grup IZ*ONE ini mengungkapkan titik-titik sulit yang harus ia lalui demi mewujudkan impian menjadi seorang penyanyi.

Kisah emosional ini memberikan gambaran nyata mengenai pengorbanan serta tekad pantang menyerah di balik kesuksesan kariernya saat ini.

Pertentangan Orang Tua dan Bantuan Finansial Sang Kakak

Eunbi mengenang bahwa keinginan menjadi penyanyi tumbuh sejak ia duduk di bangku sekolah dasar saat tampil di panggung acara bakat sekolah. Namun, saat mengutarakan niatnya untuk menekuni dunia seni peran dan musik secara serius, ia justru mendapatkan penolakan tegas dari kedua orang tuanya.

Di tengah keterbatasan ekonomi dan minimnya restu orang tua, sang kakak laki-laki yang usianya hanya terpaut satu tahun menjadi penolong utamanya. Sang kakak rela menyisihkan uang dari pekerjaan paruh waktunya demi membiayai akademi tari Eunbi.

“Meskipun usianya masih sangat muda, kakak laki-laki saya memberikan dukungan finansial yang sangat besar agar saya bisa terus berlatih mengejar impian.”

Melakoni Pekerjaan Paruh Waktu demi Memenuhi Kebutuhan Hidup

Tak ingin terus membebani keluarganya setelah menginjak usia dewasa, Eunbi memutuskan untuk bekerja keras secara mandiri. Ia mengaku telah melakoni hampir semua jenis pekerjaan paruh waktu (part-time job)—mulai dari bekerja di kafe hingga toko makanan—demi membiayai hidup dan masa pelatihannya (*trainee*).

Proses panjang yang dipenuhi kegagalan debut pertama bersama grup Ye-A hingga empat tahun masa latihan tambahan menjadi masa-masa yang paling menguji ketahanan mental dan fisiknya.

“Setelah menginjak usia dewasa, meminta bantuan terasa sangat berat, sehingga saya melakoni berbagai pekerjaan paruh waktu untuk bertahan hidup.”

Rasa Syukur dan Kebanggaan Orang Tua Saat Ini

Segala kerja keras dan pengorbanannya akhirnya membuahkan hasil manis ketika ia berhasil lolos dalam program kompetisi Produce 48, debut bersama IZ*ONE, hingga sukses besar sebagai solois berkarisma. Eunbi mengungkapkan bahwa hubungan dengan kedua orang tuanya kini sangat harmonis dan ia merasa bahagia dapat memberikan uang saku rutin bagi keluarga.

Keberhasilan Eunbi bangkit dari titik terendah menjadi inspirasi besar bagi para penggemar dan calon idola muda yang tengah berjuang menggapai cita-cita mereka di industri hiburan.

Discussion What do you think?
Nulis Bareng Community

Read Stories Based on Your Interests