Author

Nulis Bareng

Penulis NulisBareng.id

Banjir Berulang Hantam Perumahan Lumin Park Padang

Nulis Bareng
Nulis Bareng
Share Article
Tautan berhasil disalin!

Bencana banjir bandang atau galodo kembali menerjang kawasan perumahan Lumin Park yang berlokasi di Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Peristiwa yang terjadi akibat meluapnya debit air Sungai Batang Aia Dingin ini merendam pemukiman warga dan memicu kekhawatiran atas keselamatan penghuni.

Berulangnya musibah di lokasi yang sama memantik reaksi keras dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Barat. Organisasi lingkungan tersebut mendesak Pemerintah Kota Padang untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan penataan ruang, khususnya di area yang tergolong rawan bencana dan berada di sekitar sempadan sungai.

Direktur Eksekutif WALHI Sumbar, Tommy Adam, mempertanyakan keputusan pemerintah daerah yang memberikan izin pembangunan perumahan di kawasan yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap luapan sungai.

"Wajar jika Lumin Park selalu terendam setiap kali debit air Batang Aia Dingin meningkat. Pertanyaan mendasarnya, siapa yang memberikan izin dan mengapa pembangunan perumahan diizinkan di lokasi rawan tersebut?" tegas Tommy Adam.

Desakan Penegakan Aturan Sempadan Sungai dan Perlindungan Warga

WALHI Sumbar mengingatkan bahwa kelalaian dalam mempertimbangkan aspek mitigasi bencana pada penataan ruang berpotensi menimbulkan kerugian material yang besar serta mengancam keselamatan jiwa masyarakat.

Pemerintah daerah diharapkan tidak mengabaikan peringatan kebencanaan dan segera melakukan peninjauan ulang terhadap izin perumahan di area terdampak guna mencegah berulangnya bencana serupa di masa mendatang.

"Pemerintah tidak boleh mengabaikan peringatan risiko bencana serta persoalan penataan ruang di Kota Padang," tambah Tommy.

Sumber rujukan: Langgam.id / Harian Haluan

Read Stories Based on Your Interests